Kamis, 31 Maret 2011

" INDONESIA SEKSI "


INDONESIA SEKSI


Keindahan alam Indonesia begitu indah karena’ya kalau kita tidak menjaga dengan baik alam semesta ini heuhh… mungkin akan rugi dan dibawah ini ada beberapa pulau dan gunung yang seksi sekali…

1. Gunung Rinjani, NTB

      Rinjani memiliki panaroma yang bisa dibilang paling bagus di antara gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, mahasiswa, pecinta alam. Suhu udara rata-rata sekitar 20°C; terendah 12°C. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus. Beruntung akhir Juli ini, angin masih cukup lemah dan cuaca cukup cerah, sehingga pendakian ke puncak bisa dilakukan kapan saja.







Gunung Rinjani adalah gunung yang berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung yang merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 m dpl serta terletak pada lintang 8º25' LS dan 116º28' BT ini merupakan gunung favorit bagi pendaki Indonesia karena keindahan pemandangannya. Gunung ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani yang memiliki luas sekitar 41.330 ha dan ini akan diusulkan penambahannya sehingga menjadi 76.000 ha ke arah barat dan timur.

Secara administratif gunung ini berada dalam wilayah tiga kabupaten: Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Bara



2. Pulau Komodo, NTT

          Taman Nasional Komodo (TN. Komodo) merupakan kawasan yang terdiri dari beberapa pulau dengan perairan lautnya. Pulau-pulau tersebut merupakan habitat satwa komodo (Varanus komodoensis) yaitu reptil purba yang tersisa di bumi. Kondisi alamnya unik, terdapat padang savana yang luas dengan pohon lontarnya (Borassus flabellifer).



Pulau Komodo adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara. Pulau Komodo dikenal sebagai habitat asli hewan komodo. Pulau ini juga merupakan kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah Pusat. Pulau Komodo berada di sebelah timur Pulau Sumbawa, yang dipisahkan oleh Selat Sape.

Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Pulau Komodo merupakan ujung paling barat Provinsi Nusa Tenggara Timur, berbatasan dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Di Pulau Komodo, hewan komodo hidup dan berkembang biak dengan baik. Hingga Agustus 2009, di pulau ini terdapat sekitar 1300 ekor komodo. Ditambah dengan pulau lain, seperti Pulau Rinca dan dan Gili Motang, jumlah mereka keseluruhan mencapai sekitar 2500 ekor. Ada pula sekitar 100 ekor komodo di Cagar Alam Wae Wuul di daratan Pulau Flores tapi tidak termasuk wilayah Taman Nasional Komodo.

Selain komodo, pulau ini juga menyimpan eksotisme flora yang beragam kayu sepang yang oleh warga sekitar digunakan sebagi obat dan bahan pewarna pakaian, pohon nitak ini atau sterculia oblongata di yakini berguna sebagai obat dan bijinya gurih dan enak seperti kacang.

" ASTAGATRA "


PENJELASAN ASTRA GATRA


1.    Pendekatan Asta Gatra

Pendekatan Asta Gatra yaitu sebuah pendekatan yang melihat kehidupan nasional sebagai sebuah sistem yang terdiri dari 8 (delapan) gatra yang saling mempengaruhi satu sama lain. Delapan gatra itu meliputi aspek alamiah (tri-gatra) dan aspek sosial (panca-gatra).
  1.  Aspek Alamiah (tri-gatra)
Aspek alamiah ketahanan nasional terdiri dari :
(1)Letak geografis negara
(2)Kekayaan alam
(3)Keadaan dan kemampuan penduduk
  1. Aspek sosial (panca-gatra)
Aspek sosial ketahanan nasional terdiri dari :
(1)   Ideologi
(2)   Politik
(3)   Ekonomi
(4)   Sosial budaya
(5)   Pertahanan dan keamanan

Sebagai insan berbudaya, manusia menjalin hubungan dengan tuhan dan alam sekitarnya dalam rangka mempertahankan kelangsungan hidupnya. Jalinan hubungan itu mewujud dalam berbagai aspek kehidupan, yaitu :
(1)                Hubungan manusia dengan tuhan, mewujud dalam kehidupan beragama/kepercayaan.
(2)                Hubungan manusia dengan cita-cita bersama, mewujud dalam kehidupan ideologi.
(3)                Hubungan manusia dengan kekuasaan, mewujud dalam kehidupan politik
(4)                Hubungan manusia dengan pemenuhan kebutuhan hidup, mewujud dalam kehidupan ekonomi.
(5)                Hubungan manusia dengan masyarakat, mewujud dalam kehidupan sosial.
(6)                Kebutuhan manusia dengan kebutuhan rasa aman, mewujud dalam kehidupan hankam.

Guna memperkaya pemahaman tentang sistem kehidupan nasional, dibawah ini dikemukakan pemikiran yang dikembangkan oleh para pakar politik dan pakar kenegaraan menyangkut aspek aspek kehidupan nasional tersebut.

Hans Morgenthau dalam bukunnya “ politics among nations “, mengemukakan unsur-unsur kekuatan nasional sebagai berikut :
(1)                       Geografi 
(2)                       Sumber alam
(3)                       Kapasitas industri
(4)                       Kesiapsiagaan militer
(5)                        Penduduk
(6)                       Karakter nasional
(7)                        Semangat nasional 
(8)                       Kualitas diplomasi
(9)                       Kualitas pemerintahan

Dari beberapa pandangan mengenai unsur-unsur kekuatan nasional tersebut diatas tampak bahwa pemikiran ketahanan nasional di indonesia bukanlah sesuatu yang jauh dari wacana keilmuan, karena ternyata hal yang “sama” juga  menjadi bahan kajian ilmiah dari para pakar di negara-negara lain.

2.  Pendekatan Kesejahteraan (prosperity Approach) dan pendekatan keamanan (security Approach).

Ketahanan nasional merupakan konsepsi pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan dalam kehidupan nasional. Kesejahteraan dan keamanan merupakan dua hal yang sulit dipisahkan. Terpenuhinnya kebutuhan hidup sehari-hari tidak menjadikan seseorang menjadi bahagia apalagi keamananya tidak terjamin. Sebaliknya seseorang tidak cukup hanya terjamin keamananya, tampa disertai pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari secara baik. Atas dasar itu maka upaya mewujudkan ketahanan nasional dilakukan dengan menyerasikan pendektan kesejahteraan (prosperity approach) dan pendekatan keamanan (security approach).  

 Bahwa kegiatan pembangunan sebagai upaya penciptaan kesejahteraan rakyat memerlukan suasana yang aman dan tertib. Untuk itulah pendekatan keamanan diperlukan. Namun pendekatan keamanan yang berlebihan akan menciptakansuasana kehidupan yang “mencekam”  yang menghambat tumbuhnya kritik, saran, inisiatif dan kreativitas masyarakat, meskipun keamanan sangat diperlukan dalam pembangunan sebagai upaya kesejahteraan rakyat. Karena itulah pelaksanaanya diperlukan keserasian dan keseimbangan antar pendekatan kesejahteraan dan pendekatan keamanan. 


Penggunaan pendekatan kesejahteraan dan keamanan tergantung pada dimensi waktu dan spektrum ancaman yang terjadi, secara visual penggunaan dua pendekatan tersebut dapat digambarkan sebagai :

                        t1                     t2                                 t3
                    | k1                        |                                          |
                    |                                 |                                       |
                    |                                 |k2                                  |k3
                    |                            |                                           |
 
                                                                                                                                                                                                 
Kesejahteraan                                                                                                                         Keamanan

                        J1                          J2






Keterangan :
t = waktu
K = keamanan
J = Kesejahteraan

  1. Model Berfikir Komprehensif Integral
Pemikiran ketahanan nasional menggunakan model berfikir kompreherensif integral. Kompreherensif berarti menyeluruh, sedangkan intefral berarti menyatu. Jadi model kompreherensif integral yaitu model berfikir yang memandang, menyikapi dan berusaha menyelesaikan setiap masalah yang timbul dengan memperhatikan keterkaitan berbagai aspek secara menyeluruh dan menyatu. Pemikiran yang mendasari hal itu adalah bahwa kehidupan masyarakat atau kehidupan negara merupakan suatu sistem.

Sistem adalah suatu kesatuan yang didalamnya terdiri dari unsur-unsur yang saling berkaitan atau sama lain dalam rangka mencapai tujuan. Disadari pula bahwa dalam kehidupan tidak ada masalah yang berdiri sendiri, bahkan tidak ada penyebab tunggal terjadinnya masalah. Setiap masalah yang timbul pasti berkaitan dengan berbagai penyebab yang saling berkaitan satu sama lain. Dengan demikian kompreherensif integral diharapkan dicapai penyelesaian masalah secara menyeluruh dengan menjangkau berbagai aspek yang terkait, bukan penyelesaian yang parsial atau sepotong-sepotong.

  1.   Sifat Ketahanan Nasional Indonesia
Ketahanan nasional mempunyai sifat yang berbentuk dari nilai-nilai yang terkandung dalam landasan dan asas-asasnya, yaitu :
1.                          Mandiri
Ketahanan nasional bersifat percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri dengan keuletan dan ketangguhan yang mengandung prinsip tidak mudah menyerah serta bertumpu pada identitas, integritas dan kepribadian bangsa. Kemandirian (independent) ini merupakan prasyarat untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dalam perkembangan global.

2.                          Dinamis
Ketahanan nasional tidaklah tetap, melainkan dapat meningkt ataupun menurun tergantung pada situasi dan kondisi bangsa dan negara, serta kondisi lingkungan strategisnya. Hal ini sesuai dengan hakikat dan pengertian bahwa segala sesuatu di dunia ini senantiasa berubah dan dan perubahan itu senantiasa berubah pula. Oleh karena itu upaya peningkatan ketahanan nasional harus senantiasa diorientasikan kemas depan dan dinamikanya diarahkan untuk pencapaian kondisi kehidupan nasional yang lebih baik.

3.                          Wibawah
Keberhasilan pembinaan ketahanan nasional indonesia secara berlanjut dan berkesinambungan akan meningkatkan kemampuan dan kekuatan bangsa yang dapat menjadi faktor yang diperhitungkan oleh pihak lain. Makin tinggi tingkat ketahanan nasional indonesia, makin tinggi pula nilai kewibawaan nasionnal dan berarti makin tinggi tingkat daya tangkal dan dimiliki bangsa dan negara indonesia.

4.                          Konsultasi dan Kerjasama
       Konsepsi ketahanan nasional indonesia tidak mengutamakan sikap konfrontatif dan antagonistis, tidak mengandalkan kekuasaan moral dan kepribadian bangsa.

" Tema dari 8 astagatra : LETAK GEOGRAFIS NEGARA INDONESIA "


Salah satu Astra Gatra saya ambil menjadi tema yaitu “ LETAK GEOGRAFIS NEGARA INDONESIA “

LETAK GEOGRAFIS NEGARA INDONESIA

Posisi Dan Letak Geografis Indonesia 

Posisi Dan Letak Geografis Indonesia

Indonesia merupakan negara kepulauan yang berbentuk republik, terletak di kawasan Asia Tenggara. Indonesia memiliki lebih kurang 17.000 buah pulau dengan luas daratan 1.922.570 km2 dan luas perairan 3.257.483 km2 Berdasarkan posisi geografisnya, negara Indonesia memiliki batas-batas: Utara - Negara Malaysia, Singapura, Filipina, Laut Cina Selatan. Selatan - Negara Australia, Samudera Hindia. Barat - Samudera Hindia. Timur - Negara Papua Nugini, Timor Leste, Samudera Pasifik.

Posisi geografis Indonesia terdiri atas letak astronomis dan letak geografis yang berbeda pengertian dan pandangannya.
 
Letak Astronomis
Letak astronomis suatu negara adalah posisi letak yang berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Garis lintang adalah garis khayal yang melingkari permukaan bumi secara horizontal, sedangkan garis bujur adalah garis khayal yang menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan. Letak astronomis Indonesia Terletak di antara 6oLU – 11oLS dan 95oBT – 141oBT Berdasarkan letak astronomisnya Indonesia dilalui oleh garis equator, yaitu garis khayal pada peta atau globe yang membagi bumi menjadi dua bagian sama besarnya. Garis equator atau garis khatulistiwa terletak pada garis lintang 0o.

Letak geografis
Letak geografis adalah letak suatu daerah atau wilayah dilihat dari kenyataan di permukaan bumi. Berdasarkan letak geografisnya, kepulauan Indonesia di antara Benua Asia dan Benua Australia, serta di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Dengan demikian, wilayah Indonesia berada pada posisi silang, yang mempunyai arti penting dalam kaitannya dengan iklim dan perekonomian.

Letak Geologis
Letak geologis adalah letak suatu wilayah dilihat dari jenis batuan yang ada di permukaan bumi. Secara geologis wilayah Indonesia dilalui oleh dua jalur pegunungan muda dunia yaitu Pegunungan Mediterania di sebelah barat dan Pegunungan Sirkum Pasifik di sebelah timur. Adanya dua jalur pegunungan tersebut menyebabkan Indonesia banyak memiliki gunung api yang aktif dan rawan terjadinya gempa bumi.

Zon waktu

Letak astronomi mengakibatkan terjadinya perbedaan waktu sekitar 3 jam (yang lebih tepatnya 46 x 4 minit = 184 minit) antara bagian paling timur dengan bagian paling barat Indonesia.
Sejak tanggal 1 Januari 1988 di Indonesia diberlakukan pembahagian daerah waktu yang baru, menggantikan pembahagian waktu lama yang berlaku sejak 1 Januari 1964. Dengan berlakunya pembahagian daerah waktu baru ini, terjadi pergeseran waktu di beberapa tempat.
  • Daerah Waktu Indonesia Timur (WIT). Waktu Indonesia Bahagian Timur berdasarkan meridian pangkal 135º BT, meliputi seluruh provinsi di Irian Jaya (Papua), Maluku, dan Maluku Utara  (mempunyai selisih waktu 9 jam lebih awal daripada waktu Greenwich).